Wow… Aroma Perdukunan Warnai Tes Perangkat Desa Doho Madiun

Kades Doho, Slamet, bersama Ketua penyelenggara tes perangkat saat penghitungan.

MADIUN, FaktaNusantara.com - Meski berlangsung lancar, pelaksanaan tes perangkat desa yang dihelat di Desa Doho, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, berlangsung tegang. Uniknya lagi, tes perangkat yang diikuti 67 orang selama sehari tersebut, diwarnai aroma perdukunan.

Pantauan di lokasi, tampak beberapa peserta tes perangkat, memasang jampi-jampi, agar lulus dan berhasil menjadi perangkat desa. "Kami menyadari, hal semacam itu kan upaya biar lulus tes. Namun, akan lebih baik kalau mereka belajar dengan maksimal agar bisa lulus," ujar salah satu peserta yang tak mau namanya dicantumkan.

Sementara Ketua Peyelenggara Tes Perangkat Desa, Markuat mengatakan, ada 6 formasi dalam tes perangkat desa tersebut. Yakni Sekdes, Kasun Krajan, Kasun Jerukan, Kasun R Anom, Kasi Kesra dan Pelayanan, Kasi Pemerintahan.

"Saya sengaja tidak membagikan bank soal pada peserta, untuk mengambil resiko terkecil. Tujuan tes perangkat desa ini biar pelayanan masyarakat bisa maksimal," ungkapnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Doho, Slamet Daroini mengungkapkan, hasil ujian dari peserta yang mendapatkan nilai tertinggi di masing-masing formasi, yakni Sekdes Choirul Huda denagn nilai 56.

Untuk Kasun Krajan Rico Yudha Maharti Putra nilai 71. Kasun Jerukan Zainal Fatoni nilai 55. Kasun R Anom Lukman Hakim dengan nilai 56. Kasi Kesra dan Pelayanan Suryanto dengan nilai 41, dan Kasi Pemerintahan Lailatul Wahida Ulfa yang mendapatkan nilai 58

"Harapan kedepan, mudah-mudahan perangkat baru ini, niat awalnya mengabdi di masyarakat, karena niat mengabdi, apapun yang terjadi di desa, dia tetap bertanggung jawab. Karena Siltap tujangan itu tiap bulan kadang tak datang. Kadang 4 bulan baru cair, itu harus dimotivasi dari pengabdian mungkin semangat kerja bisa kurang, tetapi niatnya pengabdian Insya Allah meskipun itu terlambat tidak jadi hambatan," terang Kades Slamet.

Selain itu, pihaknya berharap, adanya bekerjasama antar perangkat, utamanya dengan Kepala Desa dan memahami tukpoksinya masing-masing. (s.rud/fn)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.