Kecelakaan Maut di Gresik, Sang Ibu Saksikan Suami dan Anaknya Meninggal Terlindas Truk

Korban saat dievakuasi petugas dibantu warga sekitar.

GRESIK, FaktaNusantara.com - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, tepatnya di depan toko meubel No 98, pada Rabu (6/12/2017). Kecelakaan antara sepeda motor dengan truk kontainer tersebut, menyebabkan seorang bapak pengendara motor, beserta anak lelakinya berusia 6 tahun, meninggal dunia.

Dari data yang dihimpun di lokasi, Abdul Khohar (34), warga Kedungasem, Desa Kedungbaruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya, meninggal dunia saat menuju perjalanan ke rumah sakit terdekat. Sementara anaknya, meninggal seketika setelah tubuhnya terlindas ban truk kontainer.

Aiptu Wiji, salah satu petugas saat berada di lokasi, menceritakaan kronologi kecelakaan maut tersebut. Awalnya, sepeda motor jenis Honda Vario bernopol L 6623 ET, yang ditumpangi Abdul Khohar beserta Sunariyah Tutik, istrinya dan dua anaknya itu, melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan cukup tinggi.

"Korban saat itu membonceng isteri dan kedua anaknya, yakni Ahmad Wildan Ridwansyah, anak laki-lakinya, serta anak perempuannya bernama Afifah Nanda Rafanda Mansur. Mereka bermaksud pulang dari Dawarblandong Mojokerto," katanya.

Setibanya di lokasi kejadian, dirinya berniat mendahului truk gandeng yang berada di depannya. Namun nahas, dari arah berlawanan ada 2 kendaraan minibus yang akan mendahului truk kontainer dengan nopol L 8979 UQ yang dikemudikan oleh Rizal Romadhoni (26) warga Desa Kapasari, Kecamatan Genting, Surabaya.

Karena jarak terlalu dekat, tabrakan antara sepeda motor dengan minibus yang belum diketahui nopolnya itu pun tak bisa terelakkan. Motor korban terjatuh, dan Ahmad Wildan, anaknya terpelanting hingga terlindas ban truk kontainer yang dikemudikan Rizal.

"Anak lelaki korban bernama Ahmad Wildan Ridwansyah meninggal dunia seketika di lokasi kejadin. Sementara korban Abdul Khohar meninggal saat menuju RS Medika Anwar, Krian," kata Aiptu Wiji.

Sementara Kanit Lantas Polsek Driyorejo Iptu Paryana mengatakan, korban meninggal dunia di TKP karena kepala, dan tubuhnya terlindas ban belakang truk kontainer. "Kasus kecelakaan ini masih kami selidiki. Korban meninggal di TKP akibat tabrak lari yang dilakukan oleh kendaraan lain," katanya.

Sementara, anak kedua korban yang masih berusia 1 tahun, selamat dari maut karena dalam dekapan ibunya meski sempat terseret. Sang ibu mengalami luka-luka.

"Selain itu, kami juga masih memintai keterangan dari beberapa saksi," pungkasnya. (hnd/fn)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.